PSBH 2015

psbh 2015 photo PSBH 3_zpsogaexzqp.jpg

PSBH adalah suatu proses penyelesaian masalah yang terdiri dari beberapa langkah yang mudah. Metode ini pertama kali dikenalkan oleh Yayasan Indonesia Menuju Sehat (YIMS). Prinsip dalam PSBH adalah menyelesaikan masalah dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada.

Problem Solving for Better Health (PSBH) merupakan salah satu metode yang dilakukan oleh RSUD Tugurejo Provinsi Jawa Tengah, dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit, dengan fokus untuk peningkatan keselamatan pasien, efiesiensi manajemen dan peningkatan mutu pelayanan. Dengan PSBH, setiap unit mampu mengenali masalah yang dihadapi, dengan membuat plan of action ( POA) dan melakukan upaya penyelesaian secara sistematis. Hasilnya dituangkan dalam bentuk risalah atau laporan PSBH.

Di RSUD Tugurejo Provinsi Jawa Tengah ada 39 kelompok PSBH yang terdiri dari 22 kelompok keperawatan, 16 kelompok non Keperawatan, serta 1 kelompok dokter. Setiap kelompok PSBH terdiri dari 1 orang ketua, 1 orang sekretaris dan 3 orang anggota serta seorang fasilitator. Setiap kelompok bertugas menjadi problem solver di ruangan masing-masing. Setiap kelompok harus mampu mengidentifikasi permasalahan yang ada, yang dituangkan dalam Plan of Action (POA), lalu dilaporkan dalam bentuk risalah/laporan. Sehingga semua permasalahan dapat diselesaikan secara sistematis.

Untuk memacu semangat semua kelompok PSBH dan menentukan kelompok yang terbaik, maka diadakan Konvensi PSBH tahun 2015. Dengan konvensi ini setiap kelompok dapat mengetahui kekurangan dan kelebihannya setelah melihat paparan dan penampilan dari kelompok lain. Dengan konvensi PSBH juga diharapkan kelompok-kelompok PSBH menjadi mampu bersaing dalam kebaikan untuk menjadi yang terbaik. Adapun tujuannya adalah :

  • Memberikan semangat sehingga tercipta budaya kerja yang baik pada setiap karyawan RSUD Tugurejo Provinsi Jawa Tengah.
  • Menjadi tempat untuk menunjukkan prestasi kerja dalam upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.
  • Menjadi tempat untuk bertemu seluruh karyawan dan pimpinan, sehingga terbentuk ikatan keluarga besar rumah sakit yang kuat.

Adapun judul laporan PSBH yang di presentasikan adalah sebagai berikut :

  1. PSBH NAKULO SADEWO dari Instalasi rawat jalan :

Upaya Menurunkan Angka Kehilangan Surat Kontrol Pasien..

  1. PSBH KAMAJAYA-KAMARATIH dari dokter:

Prosedur Pemilihan Dokter Penanggung Jawab Pasien

  1. PSBH DEWI KUNTI dari ruang Bougenvile Nifas

Upaya pencegahan tertukarnya bayi dengan pemasangan gelang identitas.

  1. PSBH DEWI LARASATI dari ruang Dahlia 1

Upaya menurunkan waktu tunggu pasien kemoterapi.

  1. PSBH DEWI SEMBADRA dari ruang Bougenvile VK

Upaya meningkatkan pengetahuan ibu nifas dalam perawatan tali pusat.

  1. PSBH SEMAR dari ruang Dahlia 2

Upaya meningkatkan efektifitas manjemen nyeri non farmakologi hipnoterapi.

  1. PSBH WIBISANA dari ruang Dahlia 3

Upaya menurunkan angka keterlambatan pengkajian awal pasien rawat inap lebih dari 1 x 24 jam.

  1. PSBH RAMA dari ruang Amarilis 1

Upaya optimalisasi metode tim melalui pelaksanaan pre-post conference.

  1. PSBH BALADEWA dari ruang Dahlia 4

Upaya meningkatkan pengisian form monitoring perkembangan pasien pengawasan.

  1. PSBH PARIKESIT dari ruang Tulip

Upaya meningkatkan produksi ASI dengan metode pijat oksitosin pada ibu post partum.

  1. PSBH KUMBOKARNO dari ruang Amarilis 2

Upaya meningkatkan kepatuhan perawat untuk pemasangan stiker resiko jatuh pada pasien post OP.

  1. PSBH ABIYOSO dari ruang Amarilis 3

Meningkatkan kepatuhan pengisian pj. shift

  1. PSBH BROTOJOYO adri ruang Alamanda

Upaya meningkatkan pengetahuan keluarga pasien tentang perawatan pasien stroke dan pasca stroke.

  1. PSBH JANOKO dari ruang Mawar

Upaya menurunkan kegagalan pengambilan sputum

  1. PSBH DEWI LAKSMI dari ruang Nusa Indah 2

Upaya meningkatkan dokumentasi tindakanasuhan keperawatan bayi baru lahir.

  1. PSBH Dewi Anjani dari ruang Melati

Upaya menurunkan iritasi kulit pada pasien anak diare.

  1. PSBH Dewi Gangga dari ruang Nusa Indah 3

Upaya meningkatkan tindakan pada pasien alih baring.

  1. PSBH DEWA SHIWA adri ruang Nusa Indah 4

Meningkatkan kepatuhan pengembalian retur obat

  1. PSBH BANOWATI dari ruang Angrek

Upaya meningkatkan monitoring resusitasi cairan.

  1. PSBH PRABU KRESNA dari IGD

Upaya meningkatkan mutu pelayanan dengan memasang label triase.

  1. PSBH YUDHISTIRA dari ruang ICU/PICU/HCU

Upaya Meningkatkan Ketertiban Kelengkapan Dokumentasi Indikasi Masuk Ruang Intensive pada Pasien yang dipindah dari Ruang Rawat Inap ke IRIN.

  1. PSBH Pergiwati dari Bidang Keuangan

Upaya menurunkan angka ketidakvalidan pengadministrasian piutang

  1. PSBH Srikandi dari Instalasi Farmasi

Menurunkan kesalahan penyiapan sediaan sitostatika

  1. PSBH Pandu dari Bidang Keuangan.

Upaya menurunkan kesalahan berkas klaim BPJS

  1. PSBH Dewi Sri dari Instalasi Laboratorium

Upaya meningkatkan kualitas preparat apus darah.

  1. PSBH Wisanggeni dari CSSD dan Laundry

Upaya mengurangi kesalahan setting instrument.

  1. PSBH Arjuna dari Instalasi Radiologi

Upaya meningkatkan ekspertise foto rontgen dengan pemakaian alat computed radiografi.

  1. PSBH Dewi Sinta dari Instalasi Gizi

Upaya meningkatkan asupan makan pasien ginjal dengan ekstra fooding modisco.

  1. PSBH Ongkowijoyo dari Sanitasi

Mengurangi sumbatan pada grafel filter dengan cara memakai filter ayakan pasir 0,5 cm pada penampungan air limbah.

  1. PSBH Buto Cakil dari TU dan Humas

Upaya menurunkan jumlah pengaduan di Custumer service.

  1. PSBH Wisnu dari PDE

Upaya mengurangi kepadatan antrean pendaftaran dengan sms gateway.

  1. PSBH Brahma dari Perencanaan dan Diklat.

Pencarian judul buku perpustakaan dengan metode excell

  1. PSBH Bisma dari Rehab Medik.

Upaya menurunkan kesalahan pemberian ortosis prostesis kepada pasien karena adanya perbedaan standar pengukuran

 

 

Please follow and like us:
error20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × one =

error

Menikmati Blog ini ? Silahkan Sebarkan Berita ini !