Kegiatan Emas

Kabupaten Kudus, lewat Dinas Kesehatan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di semua Fasilitas Kesehatan. Baik di Rumah Sakit maupun Puskesmas yang ada di wilayah Kudus.

Strategi yang dilakukan adalah dengan melakukan serangkaian kegiatan pendampingan klinis ke beberapa Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Swasta, maupun Puskesmas. Sistem pendampingan klinis tersebut menggunakan pendekatan pendampingan secara komprehensif dan dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi sehingga seluruh penyedia pelayanan kesehatan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan percaya diri dalam memberikan pelayanan demi meningkatkan dan mempertahankan kualitas pelayanan.

Tujuan akhir dari kegiatan pendampingan klinis tersebut adalah penurunan angka kematian ibu dan bayi melalui peningkatan kualitas pelayanan emergensi maternal neonatal di rumah sakit dan Puskesmas serta untuk mengefisiensikan system rujukan dari Puskesmas ke rumah sakit.

Kegiatan Kunjungan ‘Klinis Pertama’ (K1) dimaksukan untuk memberikan kesempatan kepada Pemilik / Yayasan dan Direksi / Manajemen Rumah Sakit, Kepala SMF Kebidanan dan Kepala SMF Anak akan melihat langsung penerapan Clinical governance ke Rumah Sakit Umum Daerah Adhyatma MPH. Selain itu juga memberikan kesempatan kepada Kepala Puskesmas untuk melihat penerapan Clinical governace di 3 Puskesmas di Kota Semarang. Selanjutnya kegiatan ini akan diikuti dengan pendampingan – pendampingan dalam memahami Standar Kinerja Kualitas Pelayanan Rumah Sakit dan Standarisasi Tim pendamping si masing – masing Rumah Sakit. Pelaksanaan ataupun jadwal untuk para peserta untuk kegiatan K1 tersebut, hanya untuk hari pertama dan hari kedua saja (lihat jadwal).

Sedangkan Kunjungan Klinis kedua (2), diikuti oleh para actor yaitu staf rumah sakit (kepala unit) yang bekerja di unit – unit dalam fasilitas kesehatan seperti kamar bersalin, kamar operasi, Unit Gawat Darurat, ruang nifas, dan ruang perawatan bayi baru lahir. Sedangkan peserta dari aktor Puskesmas adalah Tim Poned yang ada di masing – masing Puskesmas. Dalam kunjungan kedua ini, para aktor akan mendapatkan gambaran tentang rangkaian kegiatan pendampingan klinis serta mengidentifikasi implementasi tata kelola klinis serta penerapan standar pelayanan maternal neonatal di RSUD Adhyatma MPH dan 3 Puskesmas yang ada di Kota Semarang. Pelaksanaan ataupun jadwal untuk para peserta untuk kegiatan K2 tersebut, mulai hari pertama, hari kedua sampai dengan hari ketiga.

Adapun tujuannya:

Tujuan Umum

        Memahami rangkaian kegiatan pendampingan klinis melalui upaya penerapan standar pelayanan serta upaya evaluasi kualitas pelayanan secara rutin dan komprehensif.

Tujuan Khusus

  1. Memahami implementasi best practice, tata kelola klinis, dan learning organization sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan maternal dan neonatal.
  2. Memahami kegiatan audit klinis sebagai salah satu upaya evaluasi pelayanan kesehatan.
  3. Memahami dan mengimplementasi penggunaan dashboard sebagai alat untuk memantau dan mengevaluasi aktivitas dan kualitas pelayanannya.
  4. Mempersiapkan rencana tindak lanjut dalam persiapan sebagai tim pendamping dan persiapan fasilitas sebagai model.
  5. Memahami penggunaan instrumen pendampingan sebagai alat pemantau standar kinerja.
  6. Memahami dan bersepakat menjalankan kegiatan upaya peningkatan mutu pelayanan di bidang emergency obstetri dan neonatal.
  7. Melihat implementasi best practice dan clinical governance dan learning organitation di RSUD Adhyatma MPH dan 3 Puskesmas di kota Semarang.
  8. Mempersiapkan rencana tindak lanjut di masing – masing fasilitas kesehatan dengan pendekatan tata kelola klinis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 5 =