BIMTEK PELAYANAN PENDERITA HIV AIDS

1 photo IMG_0034_zpsxqotzdyz.jpg
2 photo IMG_0114_zpsyb6pnhpj.jpg

Penyebaran virus HIV di Jawa Tengah pada saat ini sudah menunjukkan peningakatan, hingga saat ini Jawa Tengah menduduki peringkat ke 5 di seluruh Indonesia dan kota Semarang menduduki peringkat pertama. Sehingga diperlukan upaya untuk mendeteksi secara dini seluruh lapisan masyarakat yang kemungkinan terpapar HIV/AIDS.

Salah satu upaya untuk mendeteksinya adalah melalui pelayanan konseling dan testing secara sukarela atau Voluntary Counseling and Testing ( VCT ). Dengan demikian diupayakan pula tempat pelayanan konseling, testing, dan tim VCT yang berkualitas merupakan kebutuhan guna memberikan pelayanan baik kepada masyarakat yang berperilaku beresiko tinggi maupun kepada masyarakat umum.

VCT di RSUD Tugurejo Semarang didirikan bulan Juli 2005 melalui SK Direktur No: 445/335/2005. Dan pada bulan Oktober 2005 sudah melaksanakan pelayanan VCT. Dan sampai pada saat ini pelayanan semakin berkembang tidak hanya VCT tetapi juga CST ( Care Support and Therapy ), PMTCT ( Prevention of Mother to Child Transmission ).

Mengingat semakin berkembangnya layanan HIV/AIDS di RSUD Tugurejo maka dibutuhkan pula sumber daya manusia yang mumpuni di bidang ini. Sehingga dibutuhkan upaya untuk penyegaran, sosialisasi prongram baru, dan menguatkan jejaring internal melalui pelatihan baik yang diadakan oleh internal rumah sakit atau pihak eksternal. Untuk efisiensi, optimalisasi, dan kedaruratan sosialisasi, kegiatan pelatihan internal ( In House Training ) lebih tepat dan lebih diperlukan dari pada menunggu adanya pelatihan dari pihak external ( DKK, DinKes, KPA ).

Adapun tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan medis HIV/AIDS di RSUD Tugurejo dan pada kususnya :

  1. Meningkatkan kompetensi dokter dan paramedis.
  2. Memperkuat jejaring internal RSUD Tugurejo.
  3. Penyegaran tentang HIV/AIDS RSUD Tugurejo.
  4. Sosialisasi program HIV/AIDS di RSUD Tugurejo.
  5. Meningkatkan ketrampilan petugas dalam pelayanan program HIV/AIDS.
  6. Mampu melakukan tindakan pelayanan HIV/AIDS.
  7. Mampu memberikan edukasi yang benar dan tepat tentang HIV/AIDS.
  8. Pengelolaan HIV/AIDS dalam program MDG”s sesuai standar akreditasi RS.

Dan di ampu oleh para narasunber Nasional yaitu

    • DR. Muchlis Achsan Udji Sofro, Sp.PD-KPTI, FINASIM

 

    • Zulfachmi Wahab, Sp.PD FINASIM IFO

 

  • Darmono, S.Kep, Ners

PANITIA SEMINAR HIV/AIDS
RSUD TUGUREJO
3 SEPTEMBER 2016

Ketua   dr. Erika Agustine BJ
Sekretaris   Adharuddin, SKM
Ika Rahayu, SKM
Sie Ilmiah


Dr. Zulfachmi Wahab SpPD,FINASIM,IFO
Dr. Rachmi Dewi SpPD
Tintrim Yulianto, AMK
Iwan Dwi Haryanto, AMK
Sie Acara   Diklat
Sie Konsumsi   Diklat
Sie Perlengkapan   Setyo Budi Raharjo, AMd.AK
Dadang S.Kep Ners
Sie Publikasi   Endriawan Widodo S.KM