Waspada Dini Hepatitis Akut pada Anak

SEMARANGJoglo Jateng – Kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak dinilai berbahaya. Pasalnya, jika tidak ditangani secara baik dari awal, akan menyebabkan kerusakan organ hati.

Di sisi lain, kasus hepatitis akut ini juga terjadi di beberapa negara lain sejak April 2022. Kendati demikian, belum diketahui penyebab penyakit ini. 

Sementara menurut data, terkonfirmasi bahwa penyakit tersebut menyerang anak usia dibawah 10 tahun. Namun, kemungkinan hepatitis akut dapat terjadi pada rentang usia 3 bulan-16 tahun.

Dokter Spesialis Anak RSUD Tugurejo, dr Setya Dipayana, Sp. A mengungkapkan, hepatitis akut pada anak harus diwaspadai. Jika penyakit tersebut sudah menyebabkan kerusakan organ hati, maka pengobatan akan sulit dilakukan.

“Jangan remehkan gejalanya. Mual, muntah, diare, nyeri perut merupakan gejala awal yang wajib diwaspadai. Makin awal gejala diobati secara benar, tingkat keparahan bisa dihindari, dan tingkat kesembuhannya baik,” terangnya kepada Joglo Jateng, Rabu (18/5).

Menurutnya, tindakan pencegahan merupakan tindakan terbaik saat ini. Seperti cuci tangan teratur, menjaga kebersihan dan kematangan makanan, tidak bergantian alat makan, menjaga kebersihan lingkungan, dan menghindari kontak dengan orang sakit. Hal ini merupakan cara terbaik untuk mencegah penularan penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak.

Di samping itu, penerapan 5M masih sangat penting dan signifikan untuk tindakan pencegahan penularan. “Segera bawa ke dokter atau dokter spesialis atau faskes jika gejala awal mulai muncul. Jangan menunggu gejala lanjutan,” tandas dokter Dipa. (ziz/ern)

Visitasi PPID 2022
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RSUD TUGUREJO! KAMI BERKOMITMEN MENYEDIAKAN AKSESIBILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS PADA WEBSITE KAMI

Skip to content