Perlu Kenali Emosi Diri untuk bisa Dikendalikan

SEMARANGJoglo Jateng – Pengendalian emosi dipengaruhi oleh kepribadian, kebiasaan, dan ambisi serta kemampuan untuk menghubungkan hal-hal tersebut di berbagai lingkungan. Jadi dengan mengetahui apa yang perlu diperlihatkan atau yang hanya perlu diketahui oleh diri sendiri dapat membantu untuk bisa mengendalikan emosi.

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RSUD Tugurejo, dr. Retty, Sp.,KJ menuturkan, ada beberapa langkah untuk mengatasi emosi. Di antaranya kenali jenis emosi, mengapa hal itu mengganggu, dan juga pikirkan dampak dari situasi tersebut. Kemudian tentukan dan lakukan sesuatu yang positif dari kondisi tersebut.

“Emosi adalah suatu bentuk perasaan berupa reaksi seseorang terhadap suatu keadaan. Emosi dapat berupa hal menyenangkan (suka cita, bahagia, cinta, dan tawa) maupun yang tidak menyenangkan (marah, takut dan cemas),” urainya dalam keterangan tertulis, (28/04/2022).

Menurutnya, dalam beberapa kasus, ada kondisi yang sering menjadi keluhan. Seperti perasaan marah dan mudah kesal. Untuk mengatasinya, lanjutnya, kenali faktor yang membuat marah atau kesal. Kemudian kenalilah cara berpikir yang positif dan kerjakan suatu hal bermanfaat untuk menenangkan diri.

Marah yang berlebihan, sambungnya, dapat menghancurkan rasa kedamaian dan kebahagiaan. Jika ini terus terjadi, maka ada sesuatu yang sedang mengganggu. Oleh karenanya, ungkapkanlah perasaanmu pada saat yang tepat. “Ungkapkanlah penyebab kemarahanmu kepada seseorang dengan cara yang baik. Hindari melampiaskan dengan cara berteriak, memaki, bahkan memukul,” beber dr. Retty.

Selain itu, ia menyampaikan, ada kondisi ketika seseorang merasa mudah menangis. Yaitu menangis sebagai pelampiasan emosi. “Bila terlalu sering akan mempengaruhi kesehatan dan menambah tekanan mental. Penting bagimu untuk menyalurkan emosi kamu secara sehat. Ceritakan perasaanmu kepada seseorang yang kamu percaya,” paparnya.

Lebih lanjut, kondisi lain yang juga menjadi keluhan ialah cepat merasa sedih. Cara mengatasinya yaitu ungkapkan perasaan kepada orang lain dengan cara yang sehat. “Kadang-kadang olah raga dapat menolong kita untuk tetap tenang. Jangan tergoda untuk tinggal di rumah. Karena akan membuat lebih banyak terpusat pada kesedihanmu. Kegiatan positif akan dapat membantu merasa lebih baik,” terangnya.

Sementara, dirinya mengungkapkan, pengendalian emosi tidak terjadi dengan mudah. Ia menegaskan, ekspresi emosi atau perilaku yang berhubungan dengan emosi tertentu sangat terkait dengan budaya.

Menurutnya, beberapa budaya kadang sangat memperlihatkan emosionalnya. Sementara yang lainnya mengajarkan, emosi itu sebaiknya disimpan di dalam tanpa menyatakannya sama sekali. “Budaya juga berbeda dalam menyampaikan, kapan, bagaimana dan kepada siapa emosi itu dinyatakan,” jelas dr. Retty.(hms/ziz)

Visitasi PPID 2022
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RSUD TUGUREJO! KAMI BERKOMITMEN MENYEDIAKAN AKSESIBILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS PADA WEBSITE KAMI

Skip to content