Perhatikan BB Anak, Jangan Sampai Jadi Masalah

SEMARANGJoglo Jateng – Masalah kenaikan berat badan (BB) pada anak sedianya perlu mendapat perhatian lebih. Pasalnya, jika BB si kecil naik tidak sebagaimana mestinya (adekuat), maka akan berpotensi menimbulkan penyakit lain.

Dokter Spesialis Anak RSUD Tugurejo, Galuh Ramaningrum menuturkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan BB tidak adekuat. Seperti asupan makan anak kurang dan gangguan infeksi kronis.

“Akibatnya, bisa berpotensi menimbulkan kelainan atau penyakit. Misal, stunting, anemia defisiensi, infeksi saluran kemih. Alhasil BB si kecil seret,” terangnya kepada Joglo Jateng, kemarin.

Masalah kenaikan BB ini, menurutnya, terutama terjadi saat anak pilih-pilih makanan. Hal ini bisa disebabkan pemberian ASI yang terlalu lama atau terlambat saat mengenalkan proses makan. Sehingga saat diberi makanan (disuap), anak menolak dan sering menutup mulut.

Untuk mengatasinya, dr. Galuh menyarankan orang tua untuk mengetahui pola feeding rules dengan benar. Dengan memahami pola tersebut, maka anak akan mudah belajar makan. Jadi, asupan kalori, protein, lemak serta mikronutrien pada anak akan tercukupi. Berat badan anak pun akan naik.

Di samping itu, ia menganjurkan, perlunya edukasi orang tua dan masyarakat agar saat pemberian makanan pada anak dapat terhindar dari risiko berat badan. Edukasi ini meliputi tentang pengenalan tahapan makan, konsistensi, porsi, macam-macam makanan, dan cara pemberian yang benar. 

“Makan itu keterampilan. Jadi harus diajarkan dengan benar kepada anak,” tandasnya. (ziz/ern)

Visitasi PPID 2022
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RSUD TUGUREJO! KAMI BERKOMITMEN MENYEDIAKAN AKSESIBILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS PADA WEBSITE KAMI

Skip to content