Kolesterol Berlebih Sebabkan Batu Kantong Empedu

SEMARANGJoglo Jateng – Batu kantong empedu yang tidak segera diatasi atau dihilangkan akan menginfeksi saluran liver (hati). Bahkan dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan kematian. Kendati demikian, kondisi ini dapat dihindari dengan menerapkan pola makan sehat. Salah satunya hindari konsumsi kolesterol berlebih.

Dokter Spesialis Bedah RSUD Tugurejo Barkah Fajar Riyadi mengungkapkan, batu kantong empedu kebanyakan dialami oleh wanita dari pada laki-laki. “Karena ada beberapa faktor risiko dimiliki pada perempuan, yang biasa disebut 4f. Di antaranya female (wanita), fourties (usia 40 tahunan), fat (obesitas),  fertile (lebih dari satu anak),” ujarnya kepada Joglo Jateng, Rabu (6/4).

Ia menuturkan, batu empedu terjadi karena lemak yang tidak dapat dicerna. Yaitu sisa cairan pencernaan setelah dicerna di lambung. Akibatnya, kolesterol berlebih yang selanjutnya mengendap dan mengeras di kantong atau saluran empedu.

Selain itu, menurutnya, ada cara yang relatif mudah untuk mendiagnosis gejala ini. Yaitu gejala yang dialami seperti penderita maag. “ Namun, nyeri yang dirasakan berbeda. Kalau batu empedu nyerinya beberapa saat setelah makan,” terangnya.

Adapun tandanya, dr. Fajar menyebutkan, yakni apabila setelah makan merasa nyeri di bagian perut atau sekitarnya. Yakni waktu istirahat setelah makan. “Misal terakhir makan sore, kemudian akan merasakan nyeri waktu malamnya,” lanjutnya.

Oleh karena itu, ia menganjurkan, apabila merasakan gejala tersebut, segera perbaiki pola makan. Jika tidak kunjung reda maka segera ke dokter dan periksa menggunakan ultrasonografi (USG). Lalu misal terdapat batu dalam empedu maka perlu ditangani lebih lanjut.

Ia menegaskan, batu ini harus diambil atau dihilangkan. Sehingga tidak menginfeksi ke bagian tubuh lain dan mencegah terjadinya komplikasi kronik. “Batu yang muncul harus kita cek. Misal masih kecil, bisa operasi dengan alat Laparoscopy. Kalau punya riwayat diabetes, maka perlu lebih waspada,” paparnya.

Ia berpesan, masyarakat sebaiknya menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Jika suatu waktu menderita penyakit dan harus dibawa ke rumah sakit, maka tidak perlu penanganan berlebih. (ziz/gih)

Skip to content