Hindari PGK, Jaga Kesehatan Ginjal sedini Mungkin

SEMARANGJoglo Jateng – Studi menunjukkan, 90% penyandang penyakit ginjal kronis (PGK) tidak menyadari gejala yang diderita. Hal ini menunjukkan minimnya informasi kesehatan di kalangan masyarakat. Oleh sebab itu, pentingnya pengetahuan kesehatan ginjal pada masyarakat yang harus diterapkan sejak dini.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Tugurejo dr. Hersa Donantya, Sp.PD menyampaikan, awal mulanya, PGK tidak bergejala. Umumnya, keluhan akan dirasakan jika penyakit sudah lanjut.

“Kemungkinan kurangnya pengetahuan kesehatan ginjal menjadi salah satu penyebab PGK. Lantaran pada umumnya pasien sering terlambat berobat dan sering datang dalam kondisi yang sudah lanjut,” ujarnya kepada Joglo Jateng, Kamis (10/3).

Menurutnya, kesenjangan pengetahuan ini berdampak pada semakin meningkatnya angka kejadian PGK dan rendahnya kualitas hidup pasien dengan PGK. Oleh karena itu, literasi kesehatan menjadi kunci yang dapat meningkatkan kewaspadaan kesehatan ginjal.

Secara umum, dirinya menekankan, masyarakat perlu diinformasikan mengenai faktor risiko PGK, langkah pencegahan, deteksi dini, dampak jangka panjang apa saja yang akan dialami. Di samping itu, masih banyak miss-informasi di kalangan masyarakat yang dalam jangka panjang merugikan kesehatannya.

“Sebagai contoh, masih ada yang berpendapat tidak usah minum obat hipertensi atau obat diabetes karena obat kimia dapat merusak ginjal. Sebenarnya, yang merusak ginjal bukan obatnya tetapi penyakit hipertensi dan diabetes itu sendiri,” terangnya.

Hersa memaparkan, beberapa tips untuk menjaga kesehatan ginjal. Seperti minum air putih dalam jumlah yang cukup. Kemudian hindari konsumsi alkohol dan minuman bersoda. Lalu berhenti merokok. “Hindari mengonsumsi obat-obatan di luar dari anjuran dan pengawasan dokter,” tambahnya. (ziz/gih)

Visitasi PPID 2022
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RSUD TUGUREJO! KAMI BERKOMITMEN MENYEDIAKAN AKSESIBILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS PADA WEBSITE KAMI

Skip to content