Cegah Malnutrisi pada Anak sejak Dini

SEMARANG, Joglo Jateng – Malnutrisi merupakan kondisi ketika asupan nutrisi tidak sesuai dengan kebutuhan harian tubuh. Hal itu dapat terjadi kepada siapapun. Karena itu, perlu pencegahan sejak dini, terutama pada anak.

Dokter spesialis anak Setya Dipayana mengungkapkan, kondisi itu terjadi baik ketika kekurangan maupun kelebihan nutrisi. Sehingga fokus pencegahan malnutrisi ini dilakukan sejak masa pertumbuhan anak.

“Karena tumbuh kembang anak sangat erat hubungannya dengan kecukupan nutrisi. Jadi secara tidak langsung nutrisi yang baik sangat diperlukan untuk mencetak generasi yang baik pula,” ujarnya kepada Joglo Jateng belum lama ini.

Ia memaparkan, rentang usia pertumbuhan anak yaitu 0-18 tahun. Namun, untuk nutrisi tumbuh kembang, dihitung sejak masa sebelum konsepsi atau pembuahan. Karena nutrisi ibu saat program hamil juga sangat penting untuk tumbuh kembang anak.

Selain itu, pihaknya menyebutkan, kasus lainnya ialah triple burden malnutrition.  Yaitu kelebihan atau kekurangan nutrisi, termasuk defisiensi (kekurangan, Red) vitamin dan mineral pada anak.

Upaya menanggulanginya, lanjutnya, salah satunya mempersiapkan nutrisi yang baik saat kehamilan dan setelah lahir. Lalu pemberian ASI eksklusif dan perawatan kontrol rutin ke spesialis anak untuk pengawasan nutrisi dan tumbuh kembangnya.

“Anak merupakan generasi penerus bangsa kita. Kelangsungan bangsa kita di masa depan bergantung pada generasi ini. Jadi menurut saya nutrisi terbaik untuk tumbuh kembang anak yang baik serta mutlak diperlukan demi masa depan bangsa yang lebih baik,” harapannya. (ziz/gih)

Visitasi PPID 2022
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RSUD TUGUREJO! KAMI BERKOMITMEN MENYEDIAKAN AKSESIBILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS PADA WEBSITE KAMI

Skip to content