Beri Terapi Khusus pada Bayi dengan Tummy Time

SEMARANGJoglo Jateng –  Pada bayi yang baru lahir sebaiknya diberikan perlakuan khusus, seperti terapi tummy time. Terapi ini agar perkembangan motorik bayi bisa optimal.

Dokter Spesialis Anak RSUD Tugurejo dr Dian Emiria Tunggadewi Sp.A menyampaikan, tummy time ialah sesi latihan tengkurap pada bayi untuk mendorong perkembangan menjadi lebih optimal. Jika tidak dilakukan, maka akan berefek pada keterlambatan perkembangan motorik bayi

“Manfaatnya, mendukung perkembangan motorik bayi. Juga meningkatkan kecerdasan si kecil,” katanya kepada Joglo Jateng, Kamis (24/2).

Menurutnya, usia yang  tepat untuk latihan ini dimulai sedini mungkin. Yaitu sejak satu minggu hingga usia empat bulan.

Selain itu, lanjutnya, waktu yang baik ialah dilakukan setelah mandi. Kemudian disendawakan di pangkuan ibu. “Bisa juga saat pijat atau pakai popok disandarkan ke dada mama dan diajak bermain di depan cermin,” tambahnya.

Adapun lamanya perlakuan ini dalam sehari, dirinya menguraikan, ada beberapa tahapan. Dimulai satu minggu dengan lima menit. Lalu satu bulan, setiap harinya 10 menit. Kemudian dua bulan dengan 20 menit. Tiga bulan, per harinya 45 menit. Terakhir, empat bulan dengan 80 menit per harinya.

Sementara itu, pihaknya memberikan beberapa tips agar hasilnya maksimal. Seperti, lakukan sedini mungkin, bila memungkinkan bisa dimulai bahkan sejak si kecil baru lahir. Selanjutnya, lakukan 1-2 menit dulu pada setiap kesempatan, lalu durasinya ditambah.

Ia menekankan terapi ini agar dilakukan saat terjaga, tidak mengantuk, dan tidak baru saja selesai menyusu. Lalu, dikerjakan di permukaan yang datar dan kokoh. “Mulai usia tiga bulan dapat dilakukan di permukaan yang keras. Selalu awasi si kecil saat tummy time,” jelasnya.

dr Dian berharap, dengan terapi ini perkembangan motorik dan kecerdasan bayi lebih optimal. Sehingga kedepannya dapat menjadi penerus bangsa yang lebih berkualitas. (ziz/gih)

Skip to content