RSUD Tugurejo

Provinsi Jawa Tengah

DVT – Deep Vein Thrombosis

 photo WBK2_zpsg8tirlk8.jpg

 

Sahabat sehat,

Tak terasa lebaran sebentar lagi. Mungkin sebagian besar dari sahabat sehat telah melakukan atau merencanakan perjalanan mudik menuju ke kampung halaman, baik itu menggunakan jalur darat, laut maupun udara. Kondisi perjalanan jarak jauh dengan posisi duduk lama, dapat mengakibatkan kelainan gumpalan darah pada pembuluh darah balik. Yuk, kenali kondisi yang bernama DVT.

DVT atau Deep Vein Thrombosis merupakan salah satu kelainan VTE (Thromboembolisme vena) yang mematikan. Menurut data ESC (European Society of Cardiology), diperkirakan terdapat 317.000 kematian akibat VTE pada tahun 2004. Sedangkan di Indonesia, kita sendiri belum memiliki data yang akurat tentang hal ini.

DVT terjadi apabila terdapat gumpalan darah yang menggumpal di pembuluh darah vena di kaki. Hal ini sering dijumpai pada penderita yang tidak bergerak dalam waktu lama, misalnya pada pasien pasca operasi kaki/ortopedi, stroke dan disabilitas, atau bahkan pada orang yang duduk dalam waktu lama, baik di pekerjaan maupun dalam transportasi. Apabila gumpalan darah itu lepas, maka dapat menyebabkan kelainan emboli paru yang memiliki tingkat kematian yang tinggi.

Sebuah laporan yang mengkorelasikan duduk di pekerjaan menemukan bahwa duduk dalam posisi lama, sekitar 10 jam per hari atau sekitar 2 jam tanpa bergerak meningkatkan risiko terjadinya VTE, bahkan semakin lama durasi duduk tanpa bergerak meningkatkan risiko VTE semakin besar. Jadi bagi sahabat sehat manfaatkan tempat-tempat istirahat yang ada, atau lakukan olahraga kaki ringan saat duduk.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin, selamat berkumpul dengan keluarga dan kerabat terdekat. Salam sehat.

 

Dr. Alvin Tonang, SpJP, FIHA

Sumber:

  1. ESC Guidelines. 2014
  2. Bridget Healy dkk. J R Soc Med. 2010 Nov 1; 103 (11): 447-454
RSUD Tugurejo © 2017 Frontier Theme