RSUD Tugurejo

Provinsi Jawa Tengah

Kenali Resiko Streptokokkus Jantung

 photo gambar artikel streptococcuss.jpg

Sahabat sehat,

Di bulan Juli ini seluruh dunia memperingati bulan kewaspadaan terhadap streptokokkus. Kuman streptokokus memiliki berbagai macam strain (galur) yang seringkali menginfeksi manusia dan membuat permasalahan kesehatan. Kuman ini banyak ditemukan pada tenggorokan dan kulit.

Khusus di bidang kardiologi, kuman streptokokus grup A beta-hemolitik (GABHS-group A beta-hemolytic Streptococcus) merupakan kuman infeksi tenggorokan yang dikenal luas dapat menyebabkan komplikasi pada bidang kardiovaskuler, terutama pada katup jantung.

Pasca infeksi tenggorokan, tubuh membuat antibodi (kekebalan) terhadap kuman GABHS tersebut. Akan tetapi pada orang-orang dengan kerentanan genetik tertentu, antibody terhadap kuman GABHS tersebut menyerang organ jantung itu sendiri. Proses infeksi tenggorokan yang berulang akan membuat proses ini semakin berat. Hal ini memicu proses peradangan kronis pada katup jantung yang pada akhirnya menyebabkan kelainan katup jantung.

Kelainan katup jantung yang terjadi paling banyak berupa penyempitan pada katup mitral (mitral stenosis). Umumnya gejala baru akan muncul pada dekade ketiga atau keempat dengan keluhan berupa sesak, cepat lelah, berdebar-debar, batuk (bahkan batuk darah), sampai suara serak. Kelainan ini dikenal sebagai penyakit jantung rematik.

Sahabat sehat, lebih baik mencegah daripada mengobati. Maka pencegahan berupa hidup sehat, serta pengobatan secara tuntas infeksi tenggorokan sangat penting dalam mengurangi angka kesakitan penyakit jantung rematik.

Semarang, 24 Juli 2017

Dari mata turun ke hati..

Dari tenggorokan turun ke jantung…

Dr. Alvin Tonang, SpJP, FIHA

RSUD Tugurejo © 2017 Frontier Theme