RSUD Tugurejo

Provinsi Jawa Tengah

Kenali Profil Resiko Kardiovaskular

 cholesterol-and-heart-disease.jpg

Para sahabat sehat,

Salah satu berita Kompas (Rabu 21 Juni 2017) berjudul “Dana Jaminan Sosial Defisit, Apakah Manfaat untuk Peserta Akan Dikurangi?”, mengingatkan kita akan pentingnya pencegahan daripada pengobatan. Salah satunya adalah pencegahan terhadap penyakit jantung. Dalam artikel tersebut disebutkan juga bahwa penyakit jantung merupakan salah satu golongan penyakit yang membutuhkan biaya pengeluaran yang cukup besar.

Penyakit kardiovaskular sampai saat ini merupakan penyebab utama kematian dan kesakitan di dunia, meskipun berbagai perkembangan ilmu teknologi telah semakin berkembang untuk memperbaiki prognosis penyakit kardiovaskular tersebut. Pentingnya pencegahan penyakit kardiovaskular diyakini akan dapat menurunkan angka kematian dan kesakitan akibat penyakit kardiovaskular.

Pencegahan penyakit kardiovaskular dapat dimulai secara sederhana dengan menghitung seberapa besar seseorang beresiko terkena penyakit kardiovaskular. Resiko kardiovaskular (CV risk) ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor resiko dan dapat diprediksi menggunakan berbagai alat bantu (alat hitung, aplikasi yang dapat diunduh, konsultasi dengan dokter dsb). Meski angka hitung-hitungan tersebut hanyalah prediksi, namun cukup penting untuk memacu seseorang merubah pola hidup dan kebiasaan untuk menurunkan resiko kardiovaskular tersebut.

Prinsip sederhana penghitungan resiko kardiovaskular yakni:

  1. Seseorang yang memiliki resiko kardiovaskular sangat tinggi adalah mereka yang telah memiliki riwayat penyakit jantung (misalnya, pernah serangan jantung) sebelumnya, penderita kencing manis (Diabetes Mellitus), penderita gagal ginjal kronik (GGK), dan mereka yang memang memiliki resiko individu yang sangat tinggi.

Pada orang-orang ini estimasi resiko tidak perlu lagi dihitung, dan pencegahan harus dilakukan secara komprehensif dan aktif terhadap semua faktor resiko yang ada.

  1. Seseorang selain yang tersebut pada no.1, estimasi resiko kardiovaskular dapat menggunakan berbagai tabel atau alat hitung, salah satunya yang cukup banyak dipakai adalah tabel SCORE yang dikembangkan oleh negara-negara di Eropa. Skor ini di kembangkan berdasarkan beberapa faktor resiko seperti, merokok, usia, jenis kelamin, dan kadar kolesterol total. Tindakan pencegahan yang dilakukan pada kelompok ini akan sangat dipengaruhi tinggi rendahnya resiko kardiovaskular seseorang.

Jadi, tidak sulit bukan untuk mengetahui profil resiko sahabat sehat semua. Dengan mengetahui profil resiko sahabat semua, semoga kesadaran akan pencegahan dini penyakit kardiovaskular semakin tinggi, dan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit kardiovaskular dapat ditekan.

Selamat merayakan Idul Fitri 1438 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Semarang, Kamis Pon 22 Juni 2017

Ruang poli Jantung RSUD Tugurejo,

sambil melihat kepadatan arus mudik

Dr. Alvin Tonang, SpJP, FIHA

Sumber:

  1. kompas.com
  2. 2016 EAS/ESC Guidelines for the Management of Dyslipidemias
RSUD Tugurejo © 2017 Frontier Theme